Selain mempererat tali silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat, program ini juga menjadi upaya untuk menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini.
“Generasi muda harus menjadi pelopor keselamatan di jalan raya. Tertib berlalu lintas adalah bagian dari membangun karakter disiplin dan menghargai orang lain,” tegasnya.
Selain pemberian materi, acara ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif.
Para santri diajak untuk aktif bertanya dan bertukar pikiran mengenai etika berkendara dan pentingnya keselamatan saat berada di jalan.
Baca Juga: Polda Kalbar Gelar Operasi Patuh Kapuas 2025, Fokus Edukasi dan Penindakan Pelanggaran Lalu Lintas
Hal ini dilakukan untuk memastikan pesan edukasi dapat diterima dengan lebih efektif.
Ustadz H. Misbah, selaku pimpinan Pondok Pesantren Darul Hikmah, menyampaikan apresiasinya yang mendalam atas inisiatif yang diambil oleh Polres Landak.
“Semoga sinergi ini terus berlanjut dan memberi manfaat besar bagi santri agar menjadi warga yang taat aturan,” ujarnya.
Melalui program Polantas Go To Pondok Pesantren, diharapkan para santri tidak hanya memiliki ilmu agama yang kuat, tetapi juga menjadi contoh teladan dalam kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.
Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen Polres Landak dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dalam aspek berlalu lintas.
(*Red)
















