Harga Minyak Mentah Indonesia Turun Akibat Permintaan Melemah

Ilustrasi - Turunnya harga minyak mentah Indonesia (ICP) dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk melemahnya permintaan global dan kelebihan pasokan.
Ilustrasi - Turunnya harga minyak mentah Indonesia (ICP) dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk melemahnya permintaan global dan kelebihan pasokan. (Dok. Ist)

Langkah ini dikhawatirkan dapat mengakhiri independensi Bank Sentral AS, yang berpotensi menyebabkan ketidakstabilan harga, kenaikan suku bunga, dan gejolak ekonomi, baik di AS maupun secara global.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Stabil Usai Data Ketenagakerjaan AS Tunjukkan Performa Positif

Di kawasan Asia Pasifik, penurunan harga minyak mentah juga dipengaruhi oleh kehati-hatian kilang-kilang di India dalam membeli minyak mentah dari Rusia.

Mereka lebih memilih untuk membeli minyak dari negara-negara Barat sebagai respons terhadap tambahan tarif dagang yang diterapkan oleh AS.

Beberapa kilang di Asia juga memasuki masa pemeliharaan, yang turut menekan konsumsi minyak di kawasan tersebut.

Berikut adalah perbandingan harga rata-rata minyak mentah utama pada Agustus 2025 dibandingkan Juli 2025:

  • Dated Brent: Turun dari $70,99 menjadi $68,21 per barel.
  • WTI (Nymex): Turun dari $67,24 menjadi $64,02 per barel.
  • Brent (ICE): Turun dari $69,55 menjadi $67,26 per barel.
  • Basket OPEC: Turun dari $70,95 menjadi $69,69 per barel.
  • Rata-rata ICP: Turun dari $68,59 menjadi $66,07 per barel.

Baca Juga: Pemerintah Legalkan Pengeboran Sumur Minyak Rakyat, Pertamina dan KKKS Wajib Serap Produksi

(*Red)