Ia menyoroti isu-isu terkait suku dan pendatang, menegaskan bahwa tidak ada lagi istilah tersebut di Kalimantan Barat.
“Tidak ada lagi istilah asli dan pendatang. Semua yang hidup di Kalbar adalah anak bangsa yang sama-sama berkontribusi,” tambahnya.
Melalui acara ini, Wagub Krisantus mengajak seluruh Organisasi Kemasyarakatan Kalimantan Barat untuk menjadi motor penggerak pembangunan yang berbasis kearifan lokal.
Baca Juga: Wagub Krisantus Ajak IKAL Kalbar Bersinergi Kelola SDA dan Lawan Mafia
Sinergi yang kuat antara ormas dan pemerintah diharapkan dapat mempercepat kemajuan provinsi dan mewujudkan Kalimantan Barat yang lebih sejahtera.
(*Red)













