Koperasi Desa Dilibatkan Kelola Tambang, Pemerintah Siapkan Dana Rp16 Triliun

Menteri Koperasi Ferry Juliantono saat peresmian Koperasi Desa Merah Putih di Lebak. (Dok. Faktakalbar.id)
Menteri Koperasi Ferry Juliantono saat peresmian Koperasi Desa Merah Putih di Lebak. (Dok. Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, LEBAK – Jumat (12/09/2025) – Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengumumkan rencana strategis untuk memberdayakan koperasi desa agar bisa masuk ke sektor tambang dan mineral.

Langkah ini disampaikan saat peresmian Koperasi Desa Merah Putih Girimukti di Kabupaten Lebak, Jumat (12/9/2025).

Baca Juga: Menkop Budi Arie: Model Koperasi Bisa Melahirkan Raksasa Ekonomi seperti Real Madrid

Rencana ini, menurut Ferry, akan memberi peluang baru bagi koperasi untuk tidak hanya fokus pada sektor simpan pinjam, tetapi juga mengelola sumber daya alam bernilai tinggi seperti emas, batu bara, dan mineral.

Dengan demikian, pengelolaan tambang tidak hanya terpusat pada perusahaan besar, melainkan juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat setempat.

“Potensi lahan tambang yang bisa digarap koperasi mencapai 2.500 hektar di berbagai wilayah Indonesia,” ungkap Ferry.

Untuk mendukung inisiatif ini, pemerintah menyiapkan dana sebesar Rp16 triliun yang akan mulai disalurkan pada 25 September 2025.