Dentingan piano yang ikonik dan vokal Adele yang menyayat hati menjadikan lagu ini teman terbaik untuk meluapkan emosi yang terpendam.
3. Tulus – Pamit
Tidak semua perpisahan diwarnai drama. Lagu “Pamit” dari Tulus mewakili perpisahan yang dewasa dan baik-baik.
Namun, justru karena kedewasaannya itulah, rasa rindu yang tersisa seringkali terasa lebih dalam.
Melodinya yang syahdu dan liriknya yang puitis sangat cocok untuk menemani perenungan tentang hubungan yang harus berakhir meski masih ada rasa sayang.
4. Glenn Fredly – Januari
Sebuah mahakarya dari sang maestro lagu cinta. “Januari” adalah potret kesedihan dan penyesalan mendalam di sebuah momen perpisahan.
Bagi banyak orang, lagu ini membangkitkan kenangan spesifik tentang sakitnya sebuah kehilangan.
Suara khas Bung Glenn yang penuh perasaan akan membawa Anda menyelami kembali emosi saat itu, sebuah katarsis yang terkadang kita butuhkan.
5. Coldplay – The Scientist
“Nobody said it was easy, it’s such a shame for us to part.”
Lagu ini adalah tentang penyesalan dan keinginan untuk bisa memutar waktu kembali.
“The Scientist” adalah lagu yang tepat saat Anda bertanya-tanya “apa yang salah?” atau “andai saja…”. Alunan piano yang melankolis dan liriknya yang universal membuat lagu ini menjadi teman yang pas untuk merenungkan kesalahan dan kenangan masa lalu.
Baca Juga: Waktunya Me Time! 5 Rekomendasi Buku yang Cocok untuk Menemani Akhir Pekanmu
(*Mira)
















