Sambas  

SLB Negeri Sambas Terancam Tutup, Bagaimana Masa Depan Anak Berkebutuhan Khusus?

"Bangunan SLB Negeri Sambas. (Dok. Ist)
Bangunan SLB Negeri Sambas. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, SAMBAS – Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Sambas mengalami krisis guru. Masa depan ratusan anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Sambas kini berada di ujung tanduk.

SLB Negeri Sambas yang telah berdiri sejak 2005 terancam tidak bisa beroperasi maksimal akibat minimnya guru bersertifikat pendidikan khusus.

Ketua Komisi IV DPRD Sambas, Mardani, mengungkapkan saat ini SLB Negeri Sambas menampung 112 siswa dengan berbagai kebutuhan khusus. Namun, tenaga pendidik yang tersedia sangat jauh dari kata ideal.

“Idealnya, satu guru hanya menangani lima hingga enam siswa. Kenyataannya, jumlah guru yang ada sekarang sangat terbatas,” tegas Mardani, Jumat, (12/9/2025).

Baca JugaPemuda di Pemangkat Sambas Ditangkap Polisi Usai Bobol Rumah Dinas Puskesmas

Kondisi ini semakin rumit karena sulitnya mencari tenaga pengajar dengan sertifikasi Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB). Formasi guru yang terbatas serta rendahnya minat mahasiswa untuk mengambil jurusan pendidikan khusus di perguruan tinggi menjadi kendala utama.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Komisi IV DPRD Sambas melakukan konsultasi ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat. Mereka mendesak agar pemerintah daerah segera membuka formasi CPNS maupun PPPK khusus untuk SLB.