Dampak PETI di Selimbau: Air Sungai Keruh, Lahan Warga Dikerjakan Tanpa Izin

"Warga Selimbau, Kapuas Hulu, mengeluhkan dampak PETI yang membuat air sungai keruh dan kotor serta menyebabkan lahan pribadi diserobot tanpa izin."
Warga Selimbau, Kapuas Hulu, mengeluhkan dampak PETI yang membuat air sungai keruh dan kotor serta menyebabkan lahan pribadi diserobot tanpa izin. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, KAPUAS HULU – Keruhnya air sungai dan penyerobotan lahan menjadi dampak serius yang dikeluhkan warga akibat maraknya aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Selimbau, Kabupaten Kapuas Hulu.

Warga meminta agar kegiatan ilegal tersebut segera dihentikan.

Baca Juga: Jadi ‘Pemandangan’ Belakang Kantor Camat, PETI di Selimbau Bekerja Bebas Tanpa Hambatan

Seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya melaporkan kondisi ini pada Rabu (3/9/2025) dengan mengirimkan bukti berupa foto dan video.

Menurutnya, aktivitas PETI tidak hanya merusak lingkungan tetapi juga merugikan hak milik masyarakat.

“Akibat aktivitas PETI tersebut air sungai menjadi keruh dan kotor dan bahkan para penambang ada yang tidak menghargai hak orang lain dengan melakukan penambangan di dalam area tanah warga masyarakat lainnya,” ujarnya.

Ia dengan tegas meminta para penambang untuk berhenti karena telah menyerobot lahan tanpa izin dan lokasi tersebut bukanlah Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) yang sah.

“Mereka mengerjakan tanpa izin pemilik, harap stop. Karena bukan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR),” tegasnya.

Warga tersebut merinci bahwa puluhan set mesin tambang beroperasi di beberapa titik, seperti di kawasan Mungguk Batu dan Lepung Dompeng di Desa Gudang Hulu, yang telah berjalan selama kurang lebih satu tahun.

“Hari ini Rabu 3 September 2025 hampir 40 set sedang beroperasi. Juga ada di wilayah Lepung Dompeng juga beroperasi ada sekitar 10 set juga wilayah Desa Gudang Hulu Kecamatan Selimbau,” ungkapnya.

Lokasi penambangan di Mungguk Batu bahkan disebutnya sangat dekat dengan pusat perkantoran Kecamatan Selimbau.

“Lokasi di belakang Kantor Pertanian Kecamatan Selimbau jarak sekitar 250 meter,” tutupnya.

Baca Juga: Rahasia Tampil Cantik dan Wangi Seharian: 5 Tips Sederhana yang Wajib Dicoba

(*Mira)