Bali Diterjang Banjir dan Longsor: 14 Jiwa Meninggal, Ratusan Warga Mengungsi

Kondisi banjir bandang di salah satu wilayah Bali, di mana air berwarna cokelat merendam rumah-rumah warga akibat curah hujan ekstrem pada Rabu (10/09/2025). (Dok. Faktakalbar.id)
Kondisi banjir bandang di salah satu wilayah Bali, di mana air berwarna cokelat merendam rumah-rumah warga akibat curah hujan ekstrem pada Rabu (10/09/2025). (Dok. Faktakalbar.id)

Fasilitas umum seperti sekolah, balai desa, musala, dan banjar kini difungsikan sebagai pos pengungsian sementara.

Upaya Tanggap Darurat dan Bantuan BNPB

Hingga saat ini, petugas gabungan terus melakukan upaya tanggap darurat, termasuk pencarian korban yang hilang serta pengendalian dampak banjir dan longsor.

Untuk mendukung penanganan darurat dan pelayanan bagi warga terdampak, BNPB telah menyalurkan bantuan logistik dan peralatan.

Bantuan untuk pengungsi mencakup 200 lembar selimut, 200 lembar matras, 300 paket sembako, 50 unit tenda keluarga, dan 2 unit tenda pengungsi besar.

Sementara untuk mendukung operasional di lapangan, BNPB juga mengirimkan 1 unit perahu karet beserta mesin dan 3 unit pompa air untuk penanganan banjir.

Upaya penanganan bencana banjir dan longsor di Bali masih terus berlanjut di bawah koordinasi BPBD setempat.

Baca Juga: Banjir Bandang Bali: Curah Hujan Rekor Tertinggi Renggut Dua Nyawa

(*Red)