Ia juga membandingkan situasi ini dengan tahun sebelumnya, di mana tidak ada pinjaman serupa.
“Kalau 2024 kita tidak ada pinjaman, di tahun ini saja kita meminjam,” jelasnya.
Lebih lanjut, Zulkarnaen memastikan bahwa kewajiban pembayaran pinjaman akan diselesaikan pada APBD 2026.
“Bisa kita gunakan dari PAD (Pendapatan Asli Daerah). Dan akan kita selesaikan tahun depan,” tutupnya.
Baca Juga: Bank Kalbar Tetap Jadi Mitra Utama Pemkab Kubu Raya di Tengah Evaluasi Kerja Sama Kubu Raya
(*Red)
















