Wakil Kepala BIN Sebut Aksi Demonstrasi Anarkis Tak Dibahas dalam Raker DPR

Suasana aksi demonstrasi yang berujung anarkis di depan Gedung DPR RI, beberapa waktu lalu. (Dok. Faktakalbar.id)
Suasana aksi demonstrasi yang berujung anarkis di depan Gedung DPR RI, beberapa waktu lalu. (Dok. Faktakalbar.id)

Menurut Imam, rapat tersebut hanya membahas masalah anggaran.

“Nggak ada, masalah anggaran saja. Kami menyampaikan nanti kan tanggal 15, sama pak Kepala BIN. Tunggu pak Kepala BIN saja. Ya (jadi bahas) anggaran saja,” kata Imam kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat.

Imam menambahkan bahwa kondisi situasi nasional saat ini sudah kondusif. Ia memastikan bahwa keamanan terkendali berkat sinergi antara TNI dan Polri.

“Insya Allah kondusif, semua sudah dalam pengelolaan TNI Polri. Kita bersatu. Kita lihat saja kemarin yang ditangkap polda metro kita ikuti di polda metro,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, terkait penahanan mahasiswa yang diduga menjadi bagian dari perusuh saat demo.

“Kami akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian, tentunya kita akan lihat kasus per kasus apabila memang dapat dikomunikasikan, kita akan komunikasikan. Ini di luar yang kemudian melakukan tindakan-tindakan anarkis yang memang terbukti,” kata Dasco.

Senada dengan Dasco, Saan Mustopa juga menyatakan bahwa pimpinan DPR akan mendengarkan alasan dari pihak kepolisian terkait penahanan para aktivis dan perusuh tersebut.

Baca Juga: Tak Hanya Isu Nasional, BEM FISIP UNTAN Sampaikan Tuntutan Isu Daerah dalam Aksi ‘Reformasi Wakil Rakyat!’

“Terkait tuntutan-tuntutan yang bersifat bisa cepat, mungkin tadi terkait Pak Dasco yang terkait soal kawan-kawan yang masih ditahan, ini karena ada aktivis yang demo, dan ada perusuh ya,” ujar Saan.

Ia menegaskan, jika mahasiswa yang ditahan memang murni menyampaikan aspirasi, maka akan segera diupayakan untuk dibebaskan.

“Jadi untuk keluar dari tahanan, tentu kita juga akan mendengar dari polisi terkait dengan soal pelanggaran apa yang dilakukan oleh mereka,” sambungnya.

(ra)