Baca Juga: Dukung Pembangunan Daerah, Wali Kota Pontianak Dorong AMSI Perkuat Literasi Digital
“Tata kelola organisasi itu tentu rujukannya ke AD/ART organisasi. Dan saya pikir secara perlahan dan pasti teman-teman harus mengadopsi pengelolaan organisasinya, tata kelola organisasi secara profesional,” ungkapnya.
Dengan tata kelola yang jelas, organisasi tidak akan dikelola secara sembarangan.
Upi mengingatkan, AMSI adalah organisasi kolektif-kolegial, di mana kepemimpinan tidak hanya di tangan ketua, tetapi juga melibatkan pengurus lainnya.
Baca Juga: Kemitraan Pemerintah dan Media: Sujiwo Berharap AMSI Kalbar Bantu Percepatan Pembangunan Kubu Raya
Ini memastikan organisasi tetap produktif siapa pun yang memimpin.
“Perbaiki tata kelola organisasi lebih bagus lagi, memperluas jangkauan jaringan ke semua stakeholder, dan memposisikan dirinya sebagai bagian terpenting di dalam membangun ekosistem digital di Kalimantan Barat,” harapnya.
(*Red)
















