Untuk mengungkap kasus ini, Sukamta mendorong Kementerian Luar Negeri Indonesia berkoordinasi dengan Interpol, PBB, dan otoritas keamanan Peru.
Baca Juga: WNI Tewas Ditembak di Perairan Malaysia, Berikut Penjelasan Kemenlu RI
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan keamanan WNI dan KBRI, serta pemetaan potensi ancaman.
“Keamanan WNI adalah prioritas utama. Kami tidak ingin insiden ini terulang, apalagi jika ada potensi keterlibatan geng kriminal internasional atau praktik korupsi di tingkat lokal yang memicu lemahnya perlindungan,” ungkap Sukamta.
“Kita harus memastikan bahwa perwakilan diplomatik kita dapat menjalankan tugas dengan aman dan bermartabat. Jika ada indikasi keterlibatan geng kriminal atau kelompok terorganisasi, negara harus hadir dan tegas,” tambahnya.
Kemenlu Minta Investigasi Tuntas
Menteri Luar Negeri Sugiono, menanggapi insiden ini, telah berkoordinasi dengan pihak Peru. Ia meminta pemerintah Peru untuk melakukan investigasi tuntas atas kasus kematian Zetro Leonardo Purba.
“Kami sudah menyampaikan kepada pihak Kementerian Luar Negeri Peru dan kepolisian di sana untuk bisa menyelidiki kasus ini hingga tuntas,” kata Sugiono dalam sebuah video.
Sugiono juga telah menginstruksikan Duta Besar RI untuk Peru, Ricky Suhendar, untuk memantau proses penyelidikan dan mengurus pemulangan jenazah ke Indonesia.
Baca Juga: KBRI Manama Imbau WNI di Bahrain Waspada Usai Serangan Rudal Iran ke Pangkalan AS
Kepada seluruh jajaran Kemlu, Sugiono mengingatkan untuk mengutamakan keselamatan saat bertugas.
“Dan dalam kesempatan ini juga, saya ingin menyampaikan kepada rekan-rekan Kementerian Luar Negeri untuk tetap sabar, tabah, dan tegar dan yang pasti di mana pun Saudara-saudara berada, tetaplah menjadikan faktor keselamatan sebagai sesuatu yang utama di dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab kita kepada bangsa dan negara,” pungkasnya.
















