Fakta di Balik Kericuhan Demonstrasi Mahasiswa di Bandung

Bentrokan pecah di Jalan Tamansari, Kota Bandung, setelah demonstrasi mahasiswa dibubarkan paksa oleh aparat gabungan TNI-Polri. Foto ini mengabadikan sisa-sisa chaos di lokasi kejadian, yang memicu berbagai versi kronologi dari pihak kampus dan kepolisian.
Bentrokan pecah di Jalan Tamansari, Kota Bandung, setelah demonstrasi mahasiswa dibubarkan paksa oleh aparat gabungan TNI-Polri. Foto ini mengabadikan sisa-sisa chaos di lokasi kejadian, yang memicu berbagai versi kronologi dari pihak kampus dan kepolisian. (Dok. Ist)

Ia menjelaskan, timnya menembakkan gas air mata ke arah jalan raya, yang kemudian tertiup angin ke arah parkiran Unisba.

“Tim kemudian menembakkan gas air mata di jalan raya, yang kemudian tertiup angin ke arah parkiran Unisba. Ini yang kemudian provokator dari anarko inginkan dan memang menunggu momen untuk membenturkan antara mahasiswa dan petugas,” jelas Hendra.

Menurutnya, ada sekelompok massa yang ia sebut “kelompok anarko” dengan pakaian serba hitam yang memblokade Jalan Tamansari dan bertindak anarkis.

Mereka bahkan melemparkan bom molotov ke tim patroli.

Baca Juga: Presiden Mahasiswa Polnep Terluka, 15 Orang Ditahan, dan Satu Orang Dikabarkan Hilang dalam Aksi Demonstrasi

Pelaku Ditangkap dan Ditetapkan sebagai Tersangka

Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan mengungkapkan bahwa 10 orang diamankan dalam patroli skala besar.

Dari jumlah tersebut, dua orang ditetapkan sebagai tersangka.

“Ini yang ganja ini kita dapat dari pengangguran tamatan SMA, mohon maaf saya ulangi yang ganja itu dari tamatan SMA pengangguran namanya GOP dan satu lagi AA 25 tahun dari Bandung termasuk mendapatkan senpi senjata softgun tapi isinya peluru gotri,” tutur Rudi.

Ia menegaskan, “Nah ini untuk yang kedua ini yang membawa marijuana dan senjata ini telah kita tetapkan jadi tersangka.”

(*Red)