Beberapa mahasiswa dilaporkan luka-luka.
Namun, polisi membantah menggunakan peluru karet dalam mengendalikan massa.
Berbeda dengan kejadian tersebut, demonstrasi pada Senin dan Selasa, 1 & 2 September 2025, di Gedung DPRD Kalbar berlangsung relatif damai.
Mahasiswa bahkan sempat menduduki ruang sidang utama tanpa adanya tindakan represif dari aparat.
Kapolresta Pontianak, Kombes Suyono, mengimbau warga untuk menghindari Jalan Ahmad Yani I dan sekitarnya pada sore hari. Arus lalu lintas diperkirakan padat akibat konsentrasi massa.
“Sementara masyarakat diimbau untuk menghindari Jalan Ahmad Yani dulu sore ini, untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan yang dapat membuat lalu lintas macet,” ujar Suyono, Rabu, (3/9).
(dhn)
















