Bertemu Tokoh Lintas Agama, Presiden Prabowo Janjikan Percepatan RUU Perampasan Aset

Presiden Prabowo Subianto berdialog dengan tokoh lintas agama di Istana Kepresidenan, Jakarta, membahas berbagai isu penting, termasuk RUU Perampasan Aset. (Dok. BPMI Setpres)
Presiden Prabowo Subianto berdialog dengan tokoh lintas agama di Istana Kepresidenan, Jakarta, membahas berbagai isu penting, termasuk RUU Perampasan Aset. (Dok. BPMI Setpres)

Lebih lanjut, Jacky menjelaskan bahwa dialog dengan presiden berjalan santai dan penuh pertukaran pikiran mengenai berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Kami bicara tentang pajak yang memberatkan rakyat, kami bicara tentang korupsi, kami bicara tentang kepongahan dan perilaku pejabat di ruang elite, flexing, dan lain-lain,” ujarnya.

Pertemuan tersebut, yang dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari berbagai agama, diharapkan Jacky dapat menjadi contoh bagi dialog di tingkat daerah.

Baca Juga: Prabowo Dukung RUU Perampasan Aset, Eks Penyidik KPK: Tak Ada Alasan Untuk Ditunda

Ia meyakini, komunikasi semacam ini sangat penting untuk mendorong kerukunan dan persatuan bangsa.

“Pertemuan ini berlangsung dalam suasana yang tidak formal, sangat guyub. Dan saya kira itu karakter kebangsaan kita, keguyuban yang lintas agama, yang lintas batas,” jelasnya.

Beberapa tokoh lintas agama yang hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf, Ketua PP Muhammadiyah Muhadjir Effendy, Ketua Umum MUI Pusat KH. Anwar Iskandar, dan Ketua Konferensi Waligereja Indonesia Mgr. Antonius Subianto Bunjamin.

Selain itu, hadir pula Ketua Umum Pengurus Harian Parisada Hindu Dharma Indonesia Wisnu Bawa Tenaya, Ketua Umum PERMABUDHI Philip K. Widjaja, dan Ketua Umum Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia Budi Santoso Tanuwibowo.

Baca Juga: Hadir di Peringatan Hari Buruh, Prabowo Dukung Undang-Undang Perampasan Aset Korupsi

(*Red)