Bupati Ketapang: Pramuka Jadi Solusi Kurangi Ketergantungan Anak pada Smartphone

Bupati Ketapang Alexander Wilyo menyampaikan pentingnya peran Pramuka dalam mengurangi ketergantungan anak-anak pada smartphone saat apel besar Hari Pramuka ke-64 di halaman Kantor Bupati Ketapang. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Bupati Ketapang Alexander Wilyo menyampaikan pentingnya peran Pramuka dalam mengurangi ketergantungan anak-anak pada smartphone saat apel besar Hari Pramuka ke-64 di halaman Kantor Bupati Ketapang. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, KETAPANG – Sabtu (30/8/2025). Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, mengingatkan orang tua mengenai bahaya ketergantungan anak-anak pada smartphone.

Menurutnya, Gerakan Pramuka dapat menjadi alternatif positif untuk mengalihkan anak dari layar gawai menuju aktivitas nyata yang sehat dan mendidik.

Baca Juga: Tokoh Lintas Elemen Sepakat Jaga Kondusifitas Ketapang, Bupati: Sampaikan Aspirasi Secara Damai, Bukan Anarkis

“Pramuka menghadirkan aktivitas seru sekaligus bermanfaat, mulai dari permainan, peningkatan keterampilan, hingga pengenalan budaya dan permainan tradisional. Saya mengajak orang tua mendukung anak-anak aktif dalam kegiatan Pramuka, khususnya sebagai cara untuk mengurangi ketergantungan pada smartphone,” ujar Alex saat apel besar Hari Pramuka ke-64 di halaman Kantor Bupati Ketapang.

Sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Ketapang, Alex mendorong agar momentum kebijakan sekolah lima hari (full day school) dimanfaatkan sebaik mungkin.

“Hari Sabtu sebaiknya digunakan untuk kegiatan Pramuka yang menyenangkan sekaligus mendidik,” tambahnya.

Ia juga berpesan kepada para pembina Pramuka agar mendidik anak dengan cara kreatif, edukatif, dan tetap mengenalkan budaya bangsa.

Menurutnya, Pramuka tidak hanya membentuk keterampilan, tetapi juga menumbuhkan kecintaan terhadap budaya dan jati diri bangsa.

Lebih lanjut, Alex menegaskan bahwa keikutsertaan anak-anak dalam kegiatan Pramuka membawa manfaat positif, mulai dari penguatan karakter, moral, etika, hingga budi pekerti luhur sesuai Dasa Darma Pramuka.

Selain itu, kegiatan ini juga melatih kepemimpinan, kedisiplinan, nasionalisme, serta menjaga kesehatan fisik dan mental.

Baca Juga: Diduga Curi Motor di Ketapang, Pemuda Ini Ditangkap Saat Melintas di Jalan Kembayan

“Kegiatan Pramuka mampu mengalihkan anak-anak dari ketergantungan bermain smartphone. Mereka bisa lebih banyak berinteraksi, bermain, dan belajar dalam suasana riang gembira,” tuturnya.

Ia menekankan, dengan berbagai manfaat tersebut, Pramuka bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, melainkan wadah pembentukan karakter dan pengembangan potensi generasi muda agar tumbuh cerdas, tangguh, dan menikmati masa kecil dengan penuh keceriaan.

(ra)