ICMI Desak Pemerintah dan Aparat Usut Tuntas Kericuhan Demonstrasi, Ingatkan Pentingnya Empati dan Persatuan

Ketua Umum ICMI, Arief Satria, saat menyampaikan pernyataan sikap terkait gelombang demonstrasi di Indonesia. (Dok. Faktakalbar.id)
Ketua Umum ICMI, Arief Satria, saat menyampaikan pernyataan sikap terkait gelombang demonstrasi di Indonesia. (Dok. Faktakalbar.id)

“Sensitivitas sosial adalah kunci meredam kemarahan publik,” tegasnya.

Baca Juga: ICMI Kalbar Tinjau Wilayah Pertambangan Rakyat di Kapuas Hulu, Dorong Penyusunan Dokumen Rencana Reklamasi Pasca Tambang

Di bidang ekonomi, ICMI menilai kebijakan fiskal pemerintah perlu dievaluasi agar lebih berpihak kepada rakyat kecil. Arief menekankan kesejahteraan rakyat harus menjadi prioritas utama.

Terkait hak demokratis masyarakat, ICMI menegaskan bahwa demonstrasi merupakan hak konstitusional, namun harus dijalankan secara damai.

Aparat diminta mengedepankan dialog, bukan kekerasan, sementara demonstran diingatkan agar tidak terjebak dalam tindakan anarkis.

Arief juga mengingatkan agar semua pihak waspada terhadap provokasi dan menolak upaya pihak tertentu yang menunggangi aksi untuk kepentingan politik sempit.

“Keberagaman dan persaudaraan adalah aset terbesar bangsa yang harus dijaga,” katanya.

Sebagai penutup, ICMI menyerukan seluruh elemen bangsa untuk kembali pada nilai luhur Pancasila sebagai kompas moral dalam menghadapi krisis politik dan sosial.

(ra)