BNPB Rilis Data Bencana Terkini: Karhutla dan Banjir Landa Sejumlah Wilayah Indonesia

Kondisi kebakaran lahan yang terjadi di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, dan Desa Kaligawe di Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Minggu (31/8). Sumber foto: BPBD Kabupaten Klaten.
Kondisi kebakaran lahan yang terjadi di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, dan Desa Kaligawe di Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Minggu (31/8). Sumber foto: BPBD Kabupaten Klaten.

Petugas gabungan di ketiga lokasi melaporkan bahwa api berhasil dipadamkan pada hari yang sama dan penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga: BNPB: Banjir Rendam Banten, Karhutla di 4 Provinsi, dan Erupsi Lewotobi Masih Mengancam

Banjir di Jakarta dan Lampung

Selain bencana kekeringan, bencana hidrometeorologi basah juga terjadi.

Banjir dilaporkan melanda wilayah Jakarta pada Jumat (29/8), khususnya di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. BPBD DKI Jakarta merinci dampaknya.

“Di Jakarta Selatan, banjir berlokasi di Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, berdampak pada 110 KK (350 jiwa),” jelas BPBD. “Sedangkan di Jakarta Timur, banjir melanda empat kelurahan di Kecamatan Jatinegara dan Kramatjati, dengan total dampak 554 KK (1.745 jiwa).”

Banjir di kedua kota administrasi tersebut dilaporkan telah sepenuhnya surut pada Sabtu (30/8).

Beralih ke Lampung, banjir akibat hujan lebat melanda Kabupaten Pesawaran pada Sabtu (30/8) pagi. Bencana ini berdampak signifikan pada warga di Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan.

“Bencana ini berdampak pada 303 KK, dengan catatan kerugian material berupa 283 rumah terdampak, 17 rumah rusak sedang, dan 3 rumah rusak berat,” catat BPBD Kabupaten Pesawaran. Syukurlah, tidak ada laporan korban jiwa dan banjir dilaporkan telah surut.

Imbauan dan Kewaspadaan dari BNPB

BNPB menegaskan pihaknya terus memantau dan berkoordinasi dengan BPBD di wilayah prioritas penanganan karhutla seperti Sumatera Selatan, Riau, Jambi, dan Kalimantan.

Baca Juga: BNPB: Cuaca Ekstrem Picu Bencana Serentak di 5 Provinsi, Warga Diimbau Waspada

Mengingat beragamnya potensi bencana terkini di Indonesia, BNPB mengimbau masyarakat untuk selalu waspada.

“Kesiapsiagaan dibutuhkan warga untuk menyikapi tidak hanya ancaman bahaya hidrometeorologi basah dan kering, tetapi juga ancaman geologi seperti gempa bumi, gerakan tanah, dan erupsi gunung api,” tutup BNPB dalam keterangannya.

(*Red)