Namun, situasi menjadi sulit karena area tersebut dipenuhi oleh gas air mata yang pekat dan menyesakkan napas, sehingga korban segera dipindahkan ke lokasi yang lebih aman sebelum akhirnya dievakuasi oleh tim medis ke dalam ambulans yang telah disiagakan.
Di sisi lain, Kapolresta membenarkan adanya laporan terpisah mengenai seorang petugas medis yang mengalami luka saat aksi berlangsung.
Ia memastikan bahwa insiden ini akan ditindaklanjuti secara profesional.
“Adanya kejadian petugas medis yang terluka, Propam sudah menerima laporan dan akan memproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ucapnya.
Mengakhiri pernyataannya, Kapolresta Solo menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh elemen masyarakat yang telah turut serta menjaga kondusivitas Kota Solo.
Baca Juga: Kronologi Kerusuhan Jumat Malam: Dari Depan DPR, Massa Merangsek dan Bakar 7 Gerbang Tol
Ia juga kembali mengimbau agar setiap penyampaian aspirasi di muka umum dapat dilakukan secara tertib, damai, dan senantiasa mematuhi aturan yang berlaku.
(*Red)
















