Pelaksanaan tradisi Sembahyang Kubur Tionghoa ini tidak hanya menjadi pengingat akan akar dan silsilah keluarga, tetapi juga sebagai ajang untuk mempererat tali persaudaraan di antara sanak saudara yang berkumpul.
Pengamanan untuk Kelancaran Ibadah
Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, jajaran Polres Kubu Raya bersama Polsek Sungai Raya menerjunkan personel di lokasi.
Petugas terlihat aktif melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar area pemakaman yang padat, berpatroli, serta memberikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) kepada para peziarah.
Baca Juga: Ribuan Warga Padati Tradisi Robo-robo Pontianak, Hamparan Makanan Membentang 1,3 KM
Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, AIPTU Ade, mewakili Kapolsek Sungai Raya, AKP Hariyanto, menyatakan bahwa pengamanan ini adalah bagian dari komitmen Polri untuk melayani dan melindungi seluruh kegiatan masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk selalu hadir memberikan rasa aman. Tradisi Sembahyang Leluhur ini bukan hanya ritual keagamaan, tapi juga wujud penghormatan kepada orang tua dan leluhur, sehingga perlu kita jaga suasana aman, tertib, dan kondusif,” ujar Ade.
Lebih dari sekadar ritual, kelancaran acara ini juga menjadi cerminan kuatnya nilai toleransi dan keberagaman di Kabupaten Kubu Raya, di mana masyarakat saling menghormati dan mendukung pelaksanaan tradisi keagamaan masing-masing.
(*Red)
















