KPK sendiri telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus ini, terdiri dari dua penyelenggara negara dan seorang pihak swasta.
Lembaga antirasuah itu juga telah menggeledah 16 lokasi di Kabupaten Mempawah, Sanggau, dan Pontianak pada 25–29 April 2025.
Kasus dugaan korupsi yang menyeret nama Ria Norsan menambah panjang daftar sorotan publik terhadap rekam jejak politikus asal Partai Golkar tersebut.
Beberapa kasus lama yang pernah disebut-sebut terkait dirinya, termasuk dugaan aliran dana pada proyek pembangunan Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat (BP2TD) Mempawah, masih menyisakan tanda tanya.
Baca Juga: Jejak Korupsi Proyek Jalan Mempawah Seret Ria Norsan Jalani Pemeriksaan KPK
Situasi ini membuat publik di Kalimantan Barat menaruh perhatian besar terhadap setiap perkembangan hukum yang melibatkan Ria Norsan. Statusnya sebagai gubernur terpilih 2024–2029 membuat proses penyelidikan KPK menjadi sorotan tajam.
Warga Kalbar disebut tak sabar menunggu akhir dari proses hukum ini, apakah benar-benar akan menyeret Ria Norsan ke status tersangka atau justru berhenti tanpa kejelasan.(red)
















