Operasi Pekat Nasional: Kapolri Perintahkan Sikat Habis Aksi Premanisme, Ribuan Orang Ditangkap

Ilustrasi: Aparat kepolisian menggelar Operasi Pekat untuk memberantas aksi premanisme yang meresahkan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. (Dok. Polres Kubu Raya)
Ilustrasi: Aparat kepolisian menggelar Operasi Pekat untuk memberantas aksi premanisme yang meresahkan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. (Dok. Polres Kubu Raya)

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Jules Abraham Abast, merinci bahwa ratusan kasus ini terdiri dari Target Operasi, non-TO, hingga kasus pembinaan dan tindak pidana ringan.

“Jadi langkah represif ini bukan hanya bersifat penegakan hukum semata, tetapi menjadi bagian dari strategi jangka panjang Polda Jatim dalam menciptakan rasa aman dan nyaman masyarakat khususnya di Jawa Timur,” jelasnya.

Ratusan Pelaku Diamankan di Kalimantan hingga Sumatera

Di wilayah lain, Polda Kalimantan Selatan melalui Operasi Sikat 1 Intan menangkap 135 tersangka premanisme.

Kapolda Kalsel, Irjen Rosyanto Yudha Hermawan, menyatakan bahwa operasi ini menyasar praktik pungutan liar dan aktivitas mabuk yang mengganggu ketertiban.

“Sasaran daripada operasi adalah praktik premanisme yang mengganggu masyarakat dan kelompok masyarakat yang melakukan pungutan liar, mabuk-mabuk yang mengganggu aktivitas masyarakat lain,” jelasnya.

Sementara itu, Polda Sumatera Selatan juga menangkap 103 preman dan juru parkir liar dalam operasi Sikat Musi 2025.

Baca Juga: Pontianak Bentuk Satgas Pemberantasan Premanisme untuk Ciptakan Kota Kondusif

Karo Ops Polda Sumsel, Kombes Anis Prasetio Santoso, menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan.

“Tidak ada tempat bagi aksi premanisme di Sumsel. Kami akan terus bekerja keras untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” katanya.

Polda Kalimantan Barat juga melaporkan hasil signifikan dari Operasi Pekat Berantas Premanisme 2025 dengan mengungkap 232 kasus kriminal, mulai dari premanisme, miras ilegal, perjudian, prostitusi, narkotika, hingga kepemilikan senjata api rakitan.

(*Red)