Faktakalbar.id, SINTANG – Kondisi infrastruktur jalan yang rusak parah di Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang, menimbulkan keprihatinan mendalam.
Jenazah seorang warga bernama Kodam (42), dari Desa Kayu Dujung, terpaksa dievakuasi dengan cara ditandu sejauh 3 hingga 4 kilometer untuk mencapai rumah duka.
Almarhum Kodam dilaporkan wafat pada Jumat malam, dengan dugaan awal akibat serangan jantung saat berada di pusat kecamatan, Merakai.
Baca Juga: Perjuangan di Pedalaman Bengkayang: Ibu Melahirkan Ditandu Karung Akibat Jalan Rusak Parah
Jenazah sempat dibawa ke Puskesmas Merakai sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Proses pemulangan jenazah ke kediamannya kemudian terkendala oleh kondisi Jalan HTI–Mengerat yang tidak dapat dilintasi kendaraan roda empat.
Akses jalan rusak parah tersebut membuat jenazah tidak dapat langsung dibawa pulang pada malam kejadian.















