Pembukaan berlangsung khidmat dengan kehadiran Sultan Pontianak IX, Syarif Melvin Alkadrie, yang kini juga menjabat sebagai anggota DPD RI.
Kehadirannya menjadi simbol ganda: penjaga marwah budaya sebagai Sultan sekaligus wakil resmi masyarakat Kalbar di Senayan.
Dalam sambutannya, Sultan Melvin menegaskan Kejuaraan Pencak Silat Wekasan Cup bukan hanya soal juara, tetapi juga penghormatan terhadap jati diri bangsa.
“Sebagai anggota DPD RI, saya membawa aspirasi Kalbar di Senayan agar tradisi dan prestasi daerah kita semakin diakui nasional dan internasional,” ucapnya.
Turut hadir Ketua IPSI Kalbar Alexander Wilyo, Ketua Umum Wekasan SNT Laksda TNI (Purn) Sudarmoko, perwakilan TNI, Polri, Disporapar, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat yang menegaskan dukungan penuh lintas sektor terhadap perkembangan silat di Kalimantan Barat.
Ketua IPSI Kalbar, Alexander Wilyo yang juga Bupati Ketapang, menegaskan optimisme bahwa ajang ini akan melahirkan atlet muda siap bersaing di kancah nasional maupun internasional.
Atlet terbaik dari Wekasan Cup II 2025 akan dipersiapkan menuju Kejurnas Junior, Kejuaraan Dunia Junior di India, hingga PON Bela Diri 2025.
“Dari Kalbar untuk Indonesia. Pesilat kita harus mampu bersaing, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional,” ujarnya penuh semangat. (red)
















