Faktakalbar.id, PONTIANAK – Sabtu (23/08/2025). Pemutaran film Indai Apai Darah dan Earth Defender menjadi salah satu agenda Kolase Journalist Camp (KJC) 2025 di Rumah Budaya Kampung Caping, Kelurahan Bansir Laut, Kota Pontianak.
Baca Juga: Bayi Orangutan Julia Lahir di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya, Bukti Keberhasilan Konservasi
Sutradara Kynan Tegar dan content creator Paskalia Wandira hadir sebagai narasumber.
Diskusi dipandu oleh Andi Fachrizal, co-founder Yayasan Kolase.
Kynan menekankan pentingnya masyarakat adat menceritakan kisah mereka sendiri.
“Cerita itu seharusnya diceritakan oleh masyarakat adat sendiri, salah satunya lewat film,” kata Kynan, Dayak Iban asal Kapuas Hulu.
Film tersebut menyampaikan pesan filosofis bahwa tanah adalah daging, sungai adalah darah, udara adalah napas, dan hutan adalah ibu.
Moderator menambahkan, “Mereka berani menunjukkan identitas, bahwa alam adalah kita dan kita adalah alam.”
Lia mengungkapkan kampung di Kapuas Hulu memproduksi kain tenun dengan motif terinspirasi cuaca, hewan, manusia, dan makhluk hidup.
Benang tenun diambil dari kulit kayu sekitar Rumah Betang.
















