Faktakalbar.id, PONTIANAK – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, telah tiba di Kalimantan Barat melalui Bandara Supadio, Kubu Raya, pada hari Jumat, (22/8/2025).
Kunjungan kerja Wapres Gibran ini disambut dengan pengamanan VVIP yang dipimpin langsung oleh Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Jamallulael.
Kedatangan orang nomor dua di Indonesia ini disambut oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalbar, termasuk Gubernur Kalbar Ria Norsan, Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto, Komandan Kodam XII Pontianak Laksda TNI Sawa, serta Danlanud Supadio Marsma TNI Sidik Setiyono.
Mayjen TNI Jamallulael, selaku Pangkogasgabpad Pam VVIP, memastikan bahwa seluruh prosedur penyambutan dan pengamanan telah berjalan sesuai standar.
“Kami telah mempersiapkan segalanya untuk memastikan kelancaran dan keamanan selama kunjungan kerja Bapak Wakil Presiden di Bumi Khatulistiwa,” ujar Mayjen TNI Jamallulael di sela-sela prosesi penyambutan.
Setelah upacara penyambutan singkat, Wapres Gibran beserta rombongan langsung bergerak menuju Hotel Mercure di Pontianak untuk beristirahat sebelum melanjutkan rangkaian agenda kerja.
Pemberdayaan Masyarakat Jadi Prioritas
Fokus utama dari kunjungan kerja Wapres Gibran di Kalimantan Barat adalah untuk meninjau dan meluncurkan program-program yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.
Rangkaian kegiatan utama dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Mempawah pada hari Sabtu, (23/8/2025).
Baca Juga: Pangdam XII/Tpr dan Kapolda Kalbar Pimpin Apel Gelar Pasukan, Siap Amankan Kunjungan Wapres Gibran
Beberapa agenda penting yang akan dilaksanakan antara lain peluncuran program MBG, layanan pengobatan gratis untuk masyarakat luas, serta pembagian PIN Anak Dayak Cerdas.
Program ini merupakan simbol komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan generasi muda di daerah.
Gubernur Kalbar, Ria Norsan, menyambut baik agenda yang dibawa oleh Wakil Presiden.
“Kehadiran Bapak Wapres membawa semangat baru bagi kami. Agenda yang berfokus pada kesehatan dan pendidikan, khususnya program Anak Dayak Cerdas, sangat sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk membangun sumber daya manusia Kalbar yang unggul,” ungkapnya.
Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengakselerasi pembangunan di berbagai sektor vital, mulai dari sosial, kesehatan, hingga pendidikan di Kalimantan Barat.
(*Red)
















