Sambas  

KMKS Desak Transparansi Investasi Rp6,6 Triliun di Sambas

Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas (KMKS) saat menyuarakan desakan transparansi investasi jumbo yang dinilai penuh tanda tanya. (Dok. Faktakalbar.id)
Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas (KMKS) saat menyuarakan desakan transparansi investasi jumbo yang dinilai penuh tanda tanya. (Dok. Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, SAMBASKomite Mahasiswa Kabupaten Sambas (KMKS) mendesak transparansi terkait rencana investasi senilai Rp6,6 triliun yang akan masuk ke Kabupaten Sambas melalui kerja sama dengan PT Pam Nexa dan PT Long Dragon Investment asal Singapura.

Baca Juga: Investasi Rp6,6 Triliun di Sambas, Anak Muda Antusias tapi Pemda Dinilai Pasif

Wakil Ketua Bidang Aksi dan Advokasi KMKS, Azie, menilai wacana investasi tersebut penuh kejanggalan dan berpotensi menyesatkan publik.

“Investasi sebesar Rp6,6 triliun seharusnya menjadi kabar besar yang dibarengi komunikasi intensif antara pemerintah, investor, dan masyarakat. Namun sampai hari ini, tidak ada bukti konkret yang menunjukkan keseriusan investor,” tegas Azie.

Menurut KMKS, hingga kini kedua perusahaan itu belum mengajukan izin resmi maupun dokumen rencana pembangunan kepada Pemerintah Kabupaten Sambas.

Sosialisasi kepada masyarakat dan pemangku kepentingan pun belum pernah dilakukan.

“Minimnya transparansi ini menimbulkan keraguan. Jika memang serius, seharusnya segera ada pertemuan resmi dan sosialisasi. Jangan sampai hanya jadi wacana kosong yang ujungnya merugikan masyarakat,” tambah Azie.

KMKS memastikan akan terus mengawal isu ini demi kepentingan masyarakat Sambas.