Dari Koin Seribu Rupiah, Pelajar Pontianak Kumpulkan Rp215 Juta untuk Bantu Sesama

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyerahkan secara simbolis paket perlengkapan sekolah dari Program 'Like Sedekah Jumat' Baznas Kota Pontianak.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyerahkan secara simbolis paket perlengkapan sekolah dari Program 'Like Sedekah Jumat' Baznas Kota Pontianak. Foto: HO/Faktakalbar.id

Wali Kota Pontianak, Edi, memberikan apresiasi mendalam atas kepedulian sosial yang ditunjukkan oleh seluruh sekolah.

Baca Juga: Anak Putus Sekolah di Pontianak Barat Dibantu Lanjutkan Pendidikan Lewat Program Sekolah Rakyat

Menurutnya, meski bantuan ini belum mencakup seluruh siswa, langkah kecil ini memiliki dampak besar untuk menjaga semangat belajar anak-anak.

“Pemerintah Kota juga sudah menganggarkan melalui APBD untuk perlengkapan sekolah, seragam, dan beasiswa bagi siswa tidak mampu. Perlu kolaborasi agar tidak ada anak usia sekolah yang putus sekolah. Data siswa, terutama yatim piatu, harus valid by name by address supaya tepat sasaran,” ujarnya usai menyerahkan bantuan secara simbolis di halaman Kantor Wali Kota, Jumat (22/8).

Edi juga menyinggung rencana strategis di bidang pendidikan, termasuk pembangunan sekolah rakyat terpadu di atas lahan seluas lima hektare.

“Sekolah rakyat ini akan menampung siswa dari SD, SMP, hingga SMA dengan fasilitas lengkap, termasuk asrama,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen pemerintah kota dalam program sosial lainnya, seperti penyiapan 55 dapur makan gratis dan percepatan program zero stunting.

“Kuncinya hanya satu, peduli. Kalau kita tidak peduli dengan lingkungan, semua program ini tidak mungkin mencapai hasil optimal,” tegas Edi.

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Pontianak, Sulaiman, mengungkapkan rasa syukurnya atas perkembangan pesat program Like Sedekah Jumat.

Baca Juga: Wali Kota Pontianak Ajak PKK Prioritaskan Pendidikan Anak

Sejak diluncurkan tiga tahun lalu, jumlah bantuan terus meningkat signifikan, dari 50 paket di tahun pertama, 700 paket di tahun kedua, hingga mencapai 1.000 paket tahun ini.

“Alhamdulillah, dari sedekah Rp1.000 yang diberikan anak-anak setiap Jumat, bisa terkumpul Rp215.133.822 dalam setahun. Dana ini sepenuhnya kembali untuk membantu anak-anak sekolah yang membutuhkan,” ungkap Sulaiman.

Ia menambahkan, Baznas Pontianak menargetkan penyaluran 2.000 paket bantuan pada tahun depan dengan menggandeng lebih banyak sekolah, termasuk madrasah di bawah naungan Kementerian Agama.

“Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah kota. Semoga program ini terus berlanjut dan makin banyak anak-anak yang merasakan manfaatnya,” pungkasnya.

(*Red/Kominfo/Prokopim)