“Sementara di Kecamatan Tebas jumlah penerima bahkan lebih besar, yakni 3.052 orang yang berasal dari berbagai jenjang pendidikan serta penerima manfaat 3B,” katanya.
Menurut Dzaky, program MBG bukan hanya ditujukan untuk pemenuhan gizi anak sekolah, tetapi juga menyasar ibu hamil dan menyusui. Kehadiran program ini tidak hanya membantu memperbaiki kualitas gizi masyarakat, tetapi juga membuka lapangan kerja baru di sekitar dapur MBG yang melibatkan banyak elemen warga.
Baca Juga: Ribuan Warga Padati Jalan Sehat Berhadiah dan Cek Kesehatan Gratis di Sajingan Besar Sambas
“Kami berharap program ini dapat berjalan lancar, tepat sasaran, serta berkelanjutan. Dengan begitu, tujuan untuk mencetak generasi sehat, cerdas, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045 benar-benar bisa tercapai,” pungkasnya.
(DNS)
















