Borneo Forum ke-8 di Pontianak Bahas Tata Kelola Sawit dan Ketahanan Pangan

Para peserta menghadiri Borneo Forum ke-8 di Pontianak yang membahas isu strategis sawit, ketahanan pangan, dan kemitraan multipihak. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Para peserta menghadiri Borneo Forum ke-8 di Pontianak yang membahas isu strategis sawit, ketahanan pangan, dan kemitraan multipihak. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Kehadiran mereka menegaskan forum ini bukan sekadar seremonial, melainkan forum strategis yang diharapkan menghasilkan rekomendasi nyata.

Kelapa sawit disebut sebagai penyumbang devisa besar bagi negara, sekaligus jalan keluar petani kecil dari kemiskinan.

Namun, petani kerap terjebak dalam rantai pasok timpang, harga tandan buah segar (TBS) rendah, akses terbatas ke modal, serta kepemilikan lahan sempit.

Forum ini diharapkan mampu menghadirkan solusi konkret melalui kemitraan adil, implementasi sertifikasi berkelanjutan yang memberi nilai tambah, dan distribusi CSR yang tepat sasaran.

Baca Juga: Gagal Beraksi, Dua Pria Pelaku Percobaan Pencurian Meteran PDAM di Pontianak Diringkus Polisi

Pontianak sebagai tuan rumah dipandang strategis karena menjadi pusat Kalimantan Barat, wilayah yang erat kaitannya dengan sejarah dan masa depan kelapa sawit.

Dari forum inilah publik menunggu jawaban: apakah harmonisasi antara rakyat, korporasi, dan pemerintah bisa benar-benar terwujud, atau sekadar menjadi catatan dalam laporan tahunan.

(fd)