Faktakalbar.id, NASIONAL – Presiden Prabowo Subianto secara tegas menyoroti adanya penyimpangan atau distorsi sistem ekonomi di Indonesia yang tidak sejalan dengan amanat Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.
Menurutnya, praktik ini menjadi penyebab utama harga pangan, khususnya beras, seringkali tidak terjangkau oleh masyarakat meskipun pemerintah telah menggelontorkan berbagai subsidi.
Baca Juga: Prabowo Ungkap Keberhasilan Selamatkan Anggaran Rp300 Triliun dari Celah Korupsi
Hal tersebut disampaikannya dalam pidato kenegaraan yang berlangsung pada Rapat Tahunan MPR RI dan Rapat Bersama DPR-DPD RI, Jumat (15/8/2025).
Presiden menganggap aneh ketika subsidi besar-besaran di sektor pertanian, mulai dari pupuk, alat tani, pestisida, hingga pembangunan waduk, tidak memberikan dampak signifikan terhadap keterjangkauan harga di tingkat konsumen.
















