Faktakalbar.id, KETAPANG – Politeknik Negeri Ketapang (Politap) kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat lokal.
Melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat Pengembangan Usaha Daerah (PM UPUD), Politap menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan di Desa Suka Baru, Kecamatan Benua Kayong, pada Sabtu (9/8/2025).
Baca Juga: Atasi Krisis Guru, Bupati Ketapang Gandeng KREASI Wujudkan Sekolah Ramah Anak
Kegiatan ini berfokus pada pemanfaatan potensi sumber daya alam setempat, yaitu singkong, untuk diolah menjadi produk bernilai jual lebih tinggi.
Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3KM) Politap, Muh Anhar, menjelaskan bahwa program ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk mengangkat potensi daerah demi meningkatkan taraf ekonomi warga.
“Kegiatan ini setiap tahun dilakukan untuk membantu masyarakat mengembangkan potensi yang ada di daerahnya masing-masing, baik potensi sumberdaya alam maupun potensi sumberdaya manusia dan diharapkan dapat membuka peluang usaha dan berwirausaha yang pada akhirnya dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat,” kata Muh Anhar.
Ketua Pelaksana PM UPUD Politap, Trian Adimarta, menambahkan bahwa kegiatan ini adalah bentuk dukungan nyata Politap kepada pemerintah dalam memajukan usaha kecil dan menengah (UKM) di masyarakat.
“Kegiatan ini meliputi sosialisasi, pelatihan pengolahan bahan baku menjadi produk inovatif dan bergizi serta pendampingan terhadap masyarakat dalam pengembangan usaha,” jelas Trian.
Secara spesifik, pelatihan kali ini memberikan pengetahuan praktis kepada warga Desa Suka Baru tentang cara olah singkong menjadi tepung mocaf (modified cassava flour) dan produk turunannya seperti kue kering atau crackers.
Baca Juga: Bupati Ketapang Perpanjang Batas Waktu Pengajuan PPTPKH, Camat dan Kades Diminta Segera Bertindak
Menurut Trian, singkong merupakan komoditas yang melimpah di desa tersebut.
















