Theodore “Teddy” Rachmat mendirikan Grup Triputra pada 1998 yang kini merambah ke agribisnis, manufaktur, dan pertambangan.
Bisnis kelapa sawitnya dijalankan melalui PT Triputra Agro Persada. Kekayaannya saat ini ditaksir sebesar US$3,9 miliar.
7. Hashim Djojohadikusumo
Adik dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ini memiliki Arsari Group yang bergerak di berbagai sektor, termasuk perkebunan kelapa sawit. Kekayaan Hashim Djojohadikusumo tercatat mencapai US$685 juta.
8. Arini Subianto
Sebagai pewaris kerajaan bisnis ayahnya, Benny Subianto, Arini kini menjabat sebagai presiden direktur Persada Capital Investama.
Ia mengawasi investasi keluarga di berbagai sektor, termasuk pengolahan kelapa sawit. Kekayaannya saat ini mencapai US$2 miliar.
9. Putera Sampoerna
Setelah menjual perusahaan rokoknya, Putera Sampoerna beralih ke bisnis investasi melalui Sampoerna Strategic.
Salah satu fokus utamanya adalah perkebunan kelapa sawit melalui PT Sampoerna Agro Tbk. Kekayaannya kini tercatat US$1,8 miliar.
10. Bachtiar Karim
Bersama keluarganya, Bachtiar Karim menjalankan Musim Mas, salah satu perusahaan sawit terintegrasi terbesar di Indonesia.
Perusahaan ini didirikan pada 1972 dan terus berkembang pesat. Kekayaan Bachtiar Karim saat ini mencapai US$4,1 miliar.
11. Susilo Wonowidjojo
Meskipun dikenal sebagai pemilik pabrik rokok Gudang Garam, Susilo Wonowidjojo melakukan diversifikasi bisnis ke perkebunan kelapa sawit melalui Makin Group.
Kekayaannya saat ini tercatat sebesar US$2,9 miliar.
12. Keluarga Widjaja
Sebagai pewaris kerajaan bisnis Sinar Mas Group yang dirintis oleh Eka Tjipta Widjaja, Keluarga Widjaja berada di peringkat ke-4 orang terkaya di Indonesia. Kekayaan mereka mencapai US$18,9 miliar (sekitar Rp309 triliun).
Grup ini merupakan produsen minyak goreng Filma dan memiliki Golden Agri-Resources, salah satu perusahaan sawit terbesar di dunia.
Baca Juga: Perang Melawan Penguasaan Lahan Ilegal: Negara Sita Aset Sawit di Kalimantan dan Sumatera
Para konglomerat sawit Indonesia ini menunjukkan betapa vitalnya komoditas ini bagi perekonomian negara.
(*Red)












