Peran aktifnya dalam memimpin FKUB menjadi kunci dalam menjaga dialog dan pengertian antarumat beragama, memastikan setiap perbedaan dapat disikapi dengan bijaksana dan damai.
Oleh karena itu, wafatnya Ketua FKUB Singkawang meninggal dunia menjadi sebuah kehilangan besar bagi kota yang dikenal dengan julukan “Kota Seribu Kelenteng” ini.
Baca Juga: DPRD Singkawang Bahas Tiga Raperda Strategis dalam Rapat Paripurna
Menanggapi kabar duka tersebut, Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, menyampaikan ungkapan belasungkawa yang mendalam. Ia mengenang almarhum sebagai figur yang sangat berjasa bagi Kota Singkawang.
“Saya turut berduka cita, almarhum sudah banyak membantu Kota Singkawang dalam menjaga keharmonisan di masyarakat hingga Singkawang berhasil meraih predikat Kota Tertoleran.” ujar Wali Kota Singkawang.
Lebih lanjut, Tjhai Chui Mie juga memanjatkan doa terbaik bagi almarhum.
Ia berharap agar segala amal ibadah Baharuddin diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan dapat diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini.
Baca Juga: Wali Kota Singkawang Tekankan Pentingnya Pembentukan Karakter Pelajar dan Remaja
(*Red)
















