Puncak Hari Anak Nasional 2025 di Ketapang: Komitmen Kuat untuk Anak Terlindungi Menuju Indonesia Emas

Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, secara simbolis memberikan potongan tumpeng kepada dengan salah satu anak.
Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, secara simbolis memberikan potongan tumpeng kepada seorang anak. Foto: HO/Faktakalbar.id

Faktakalbar.id, KETAPANG – Pemerintah Kabupaten Ketapang sukses menyelenggarakan acara puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-41 Tahun 2025 dengan penuh semangat, kepedulian, dan komitmen yang kuat terhadap perlindungan serta pemenuhan hak-hak anak.

Diselenggarakan di Halaman Kantor Bupati Ketapang, acara ini mengusung tema besar “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045”.

Baca Juga: Staf Ahli Bupati Bidang Ekbang Buka Acara Hari Anak Nasional Ke-40 Kabupaten Ketapang

Tema tersebut diperkuat dengan sub-tema yang mendesak, yaitu “Anak Terlindungi Menuju Indonesia Emas 2045 Hentikan Kekerasan Sekarang”.

Kegiatan yang sarat makna ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati (Wabup) Ketapang, Jamhuri Amir, Dalam kesempatan tersebut, beliau menegaskan betapa pentingnya sinergi dari semua pihak untuk bekerja sama menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi pertumbuhan anak-anak di Ketapang.

Wakil Bupati Jamhuri Amir, yang membacakan sambutan Bupati, menekankan relevansi tema tahun ini dengan kondisi bangsa.

Beliau menyatakan bahwa perlindungan terhadap anak merupakan fondasi utama yang akan menentukan keberhasilan bangsa di masa depan.

“Tema tahun ini sangat relevan dengan kondisi bangsa kita. Perlindungan anak adalah kunci menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Wabub Jamhuri.

Lebih lanjut, Wabup menjelaskan bahwa rangkaian Peringatan HAN tahun ini dilaksanakan dalam dua tahap utama.

Tahap pertama berlangsung pada (23/7/2025), yang diisi dengan berbagai kegiatan edukatif dan kreatif di seluruh jenjang sekolah, dari PAUD hingga SMA/SMK.

“Puncaknya kita laksanakan pada hari ini, 26 Juli 2025, yang mencakup parade busana adat nusantara, pentas seni, deklarasi Sekolah Ramah Anak, serta penggalangan komitmen bersama,” jelasnya.

Menariknya, seluruh desain acara mulai dari kaos, banner, hingga sertifikat merupakan hasil karya kreatif anak-anak yang tergabung dalam Forum Anak Daerah Kabupaten Ketapang.

Baca Juga: Hari Anak Nasional: Aston Pontianak Ajak Anak “Beting Pintar” Hias Donat dan Gantungkan Cita-Cita

Hal ini menunjukkan partisipasi aktif dan suara anak benar-benar dilibatkan dalam perayaan ini.