Sambas  

Diduga Keracunan Makanan, 61 Santri dan Guru Al Furqon Dilarikan ke Puskesmas Tebas

61 Santri dan Guru Pondok Pesantren Al Furqon Diduga Keracunan Makanan, Rabu (23/7/2025). (Dok. Polsek Tebas)
61 Santri dan Guru Pondok Pesantren Al Furqon Diduga Keracunan Makanan, Rabu (23/7/2025). (Dok. Polsek Tebas)

Menu makan siang saat itu terdiri dari nasi putih, sayur timun berkuah, dan ikan tongkol goreng.

“Menu makanan berupa nasi putih, sayur timun yang dimasak kuah, dan ikan tongkol goreng. Setelah selesai memakan makanan, beberapa santri dan santriwati mengeluhkan gatal di bagian mulut dan tenggorokan, ruam merah pada kulit kepala, pusing, dan muntah,” ujarnya.

Pihak kepolisian, kata Mulyadi, tengah melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian ini.

Beberapa langkah telah diambil, antara lain mengamankan sampel makanan sisa, melakukan olah TKP bersama Unit Identifikasi Polres Sambas, serta memeriksa dua orang juru masak dan satu guru yang turut menjadi korban.

Baca Juga: Tumbler Tak Pernah Diganti 10 Tahun, Pria Taiwan Meninggal karena Racun Logam

Ia juga menyebutkan, sampel makanan yang diambil sudah dikirim ke Dinas Kesehatan Sambas untuk uji laboratorium guna mengetahui kandungan yang menyebabkan gejala keracunan.

“Hingga saat ini, Polsek Tebas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan memeriksa saksi-saksi,” pungkasnya.

(DNS)