Mitos atau Fakta: Pilates Sebabkan Saraf Kejepit? Ini Jawaban Dokter Spesialis Tulang Belakang

Ilustrasi - Pilates bisa picu saraf kejepit jika dilakukan di luar batas kemampuan tubuh. (Dok. getty images)
Ilustrasi - Pilates bisa picu saraf kejepit jika dilakukan di luar batas kemampuan tubuh. (Dok. getty images)

Kondisi ini dapat menimbulkan gejala seperti nyeri punggung bawah yang hebat, kesemutan, mati rasa, hingga kelemahan otot.

Dr. Asrafi juga menyebutkan bahwa kasus ini tidak hanya dialami oleh lansia, tetapi juga kalangan muda yang kerap memforsir tubuhnya saat berolahraga.

Kuncinya bukanlah pada jenis olahraganya, melainkan pada cara dan intensitas pelaksanaannya. Jika dilakukan dengan benar, pilates justru menjadi solusi pencegahan.

“Pilates yang dilakukan dengan instruktur berpengalaman, disesuaikan dengan kebutuhan tubuh, dan tidak terburu-buru mengejar hasil, justru bisa menjadi solusi untuk mencegah nyeri punggung, memperbaiki postur, dan memperkuat otot inti yang penting untuk penyangga tulang belakang,” tutupnya.

Kesimpulannya, pertanyaan apakah pilates bisa menyebabkan saraf kejepit memiliki jawaban yang bergantung pada pelaksanaannya.

Risiko itu ada jika dilakukan secara asal-asalan dan berlebihan.

Baca Juga: Remaja Joki Strava Raup Rp300 Ribu dari Jasa Lari di CFD Jakarta

Namun, dengan bimbingan instruktur yang tepat dan pendekatan yang bertahap, pilates justru menjadi olahraga andalan untuk kesehatan tulang belakang Anda.

(*Red)