Fokus utama dari kegiatan ini adalah penyaluran bantuan pangan berupa beras kepada para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah terdata.
Di samping itu, momen ini juga menjadi ajang peluncuran resmi program Gerakan Pangan Murah Beras SPHP, yang bertujuan untuk menstabilkan harga serta pasokan beras di pasaran agar mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Menanggapi peran Kodam XII/Tpr dalam program krusial ini, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XII/Tpr, Kolonel Inf Eko Wardono, memberikan penjelasan terperinci mengenai mekanisme pengawalan dan pendampingan di lapangan untuk memastikan bantuan sampai kepada yang berhak.
“Dalam hal ini Kodam Tanjungpura akan mengerahkan para Babinsa untuk melakukan pendampingan penyaluran beras bantuan pangan sampai di tingkat kelurahan atau desa. Ini untuk menjaga bahwa beras yang disalurkan tidak disalahgunakan dan tepat sasaran,” tegas Kolonel Inf Eko Wardono.
Langkah sinergis ini diharapkan tidak hanya dapat meringankan beban ekonomi masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga menjadi pilar utama dalam menjaga ketahanan pangan di Kalimantan Barat.
Keterlibatan Babinsa di garda terdepan menjadi kunci untuk menjamin transparansi dan akurasi distribusi bantuan, sehingga program pemerintah ini dapat berjalan dengan efektif dan efisien.
Baca Juga: Dukung Ketahanan Pangan, PTPN IV dan Pemkab Landak Tanam Jagung di Lahan Replanting Sawit
(*Red)
















