Faktakalbar.id, PONTIANAK – Sebuah ekskavator proyek drainase di Jalan Purnama, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, menjadi sorotan warga setelah tidak menunjukkan aktivitas berarti sejak ditempatkan pada Selasa (22/07/2025).
Baca Juga: Edi Kamtono Dorong Dukungan Pemerintah Pusat dan Provinsi Bangun Infrastruktur Pontianak
Hingga Jumat siang (25/07/2025), alat berat tersebut hanya terparkir di tepi jalan tanpa ada tanda pengerjaan saluran drainase.
Pantauan Fakta Kalbar pada Jumat (25/07/2025) menunjukkan ekskavator berwarna kuning itu berada diam tanpa bekas galian atau lumpur hasil pengerukan.
Bahkan, permukaan aspal di sekitar lokasi mengalami kerusakan akibat roda rantai ekskavator yang tidak dilengkapi pelindung karet.
Seorang pedagang sekitar, Bima, mengatakan ekskavator tersebut sempat bekerja sebentar namun tidak konsisten.
“Excavator itu awalnya kerja di depan toko Apple Mart, habis itu mundur ke sini. Tapi semenjak di sini dari tanggal 22 kemarin hanya diam, tidak melakukan apa-apa. Sempat kemarin tanggal 23 kerja, itupun mulai dari jam 2 sore, tapi sebentar saja, berhenti lagi,” ujar Bima, Jumat (25/07/2025).
Fakta Kalbar juga menelusuri lokasi pertama di depan toko Apple Mart, namun tidak ditemukan bekas pengerjaan saluran drainase yang signifikan.
Ekskavator tersebut diketahui merupakan bagian dari proyek drainase yang dikelola oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR), sebagaimana tertulis pada papan rambu proyek di lokasi.
Hingga berita ini diturunkan, belum tampak perkembangan berarti di lokasi pengerjaan.
Selain soal progres pekerjaan, keberadaan ekskavator juga dikeluhkan karena menutup hampir setengah badan jalan dan dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama di malam hari.
Bakti, seorang warga sekitar, mempertanyakan efektivitas proyek tersebut.
Baca Juga: Warga dan Pemkot Pontianak Bersihkan Parit Tokaya, Cegah Banjir dan Pencemaran
Ikut berita menarik lainnya di Google News Faktakalbar.id
















