Potensi hujan yang menurun saat ini memicu naiknya potensi karhutla pada sebagian besar di Kalimantan Barat. Kondisi ini diperkirakan masih terus berlanjut hingga 25 Juli 2025 mendatang.
Masyarakat dihimbau untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan ataupun kegiatan lain yang berhubungan dengan api, terutama di lahan yang kering dan rawan terjadi kebakaran.
(mro)
















