260 Koperasi Merah Putih Hadir di Ketapang, Bupati Targetkan Perputaran Ekonomi Desa Lebih Sehat

Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, saat memberikan sambutan di acara peluncuran nasional Koperasi Merah Putih secara virtual dari Desa Sungai Awan Kiri, Kecamatan Muara Pawan, Senin (21/7/2025). (Dok. Ist)
Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, saat memberikan sambutan di acara peluncuran nasional Koperasi Merah Putih secara virtual dari Desa Sungai Awan Kiri, Kecamatan Muara Pawan, Senin (21/7/2025). (Dok. Ist)

Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto memberikan pesan singkat namun tegas untuk memastikan keberhasilan program strategis ini.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, Senin 21 Juli 2025, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, meluncurkan kelembagaan 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.” ujar Prabowo.

Presiden juga menekankan komitmennya dan memberikan peringatan kepada seluruh pengurus untuk menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya, sekaligus membuktikan bahwa program ini akan berjalan sukses.

“Saya ingatkan semua pengurus, laksanakan tugas dengan baik-baik. Buktikan bahwa propaganda yang mengatakan Kopdes/Kopkel Merah Putih tidak akan berhasil itu salah.” tambahnya.

Di kesempatan terpisah, Bupati Ketapang Alexander Wilyo menyambut baik peluncuran ini sebagai fondasi baru untuk ketahanan ekonomi desa.

Baca Juga: Sujiwo Luncurkan 123 Kopdes Merah Putih di Kubu Raya

Menurutnya, koperasi ini dirancang sebagai motor utama pemberdayaan desa dan kelurahan di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Ketapang.

“Koperasi Merah Putih harus tumbuh sesuai dengan potensi dan kebutuhan desa masing-masing. Dikelola secara profesional, inklusif, dan berkelanjutan, serta didukung dengan pembiayaan memadai dan pendampingan dari pemerintah pusat hingga ke desa.” Ujar Alexander Wilyo.

Bupati mendorong agar koperasi yang baru dibentuk tidak hanya sekadar berjalan, tetapi juga mampu beradaptasi dengan tantangan zaman.

Ia menekankan pentingnya inovasi dan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan daya saing.

“Manfaatkan potensi yang ada di desa. Misalnya melalui pengadaan air bersih dan air minum bagi warga yang belum terjangkau PDAM, distribusi pupuk kompos, hingga metode jualan sayur dan ikan melalui grup WhatsApp. Ini bukan hanya soal dagang, tapi cara sederhana membangun ekosistem ekonomi kerakyatan.” tegasnya.

Peluncuran ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 dan sangat sejalan dengan visi pembangunan daerah “Pembangunan Berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang Maju dan Mandiri”.

“Saya berharap peluncuran Koperasi Merah Putih ini menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan ekonomi global dan lokal. Ini juga menjadi wujud nyata dari implementasi nilai-nilai koperasi: kemandirian, partisipasi, dan keadilan ekonomi.” ujar Alexander Wilyo.

Hingga kini, sebanyak 260 Koperasi Merah Putih telah terbentuk di seluruh desa dan kelurahan di Ketapang.

Baca Juga: Bupati Satono: Kopdes Merah Putih Percepat Ekonomi Perbatasan

Pemerintah Kabupaten berkomitmen memberikan dukungan penuh, mulai dari pelatihan, penguatan kapasitas kelembagaan, hingga pendampingan teknis agar Koperasi Merah Putih Ketapang dapat berkembang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Harapan saya, dengan hadirnya koperasi Merah Putih, perputaran ekonomi masyarakat desa di Kabupaten Ketapang tumbuh lebih sehat, lebih merata, dan mampu mewujudkan desa-desa yang mandiri.” tutupnya.

(AF)