Ia menyoroti kurangnya penanganan dari pihak yang bertanggung jawab atas proyek konstruksi tersebut, yang dinilai abai terhadap keselamatan masyarakat sekitar.
Dalam pernyataannya, Rachmat mendesak adanya tindakan segera dari pihak pelaksana proyek sebelum terjadi insiden yang tidak diinginkan.
Ia menekankan bahwa keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama.
“Jangan sampai sudah ada korban baru mau dibersihkan, seharusnya dari pihak proyek ada penanganan, jangan sampai akibat pembangunan membuat celaka pengguna jalan,” ujar Rachmat dalam unggahannya.
Para pengguna jalan sangat berharap agar pihak kontraktor pelaksana proyek dapat segera mengambil tindakan preventif.
Langkah-langkah seperti penyiraman jalan secara berkala untuk mengurangi debu dan pembersihan sisa material tanah dari badan jalan bisa menjadi solusi efektif.
Baca Juga: Jalan Sepauk Sintang Rusak Parah, Warga Keluhkan Akses dan Pungutan Liar
Respons cepat dari penanggung jawab proyek sangat dinantikan untuk memastikan kondisi jalan berdebu dan licin tersebut tidak terus menjadi ancaman bagi siapa pun yang melintas, baik siang maupun malam hari.
(*Red)
















