Secara terpisah, Dedi Mulyadi juga menyatakan dukungannya terhadap penyelidikan transparan yang dilakukan oleh Polda Jabar. Ia menegaskan bahwa semua orang memiliki kedudukan yang sama di mata hukum.
“Enggak ada masalah. Mau anak saya, mau diri saya sendiri kan kalau dipanggil harus datang,” kata Dedi. “Saya dengan lapang dada… bahkan mendukung upaya investigatif atau upaya penyelidikan yang dilakukan oleh Polda Jabar,” tegasnya.
Tragedi ini terjadi saat agenda hiburan dan makan gratis yang menarik kerumunan besar warga. Tiga korban tewas telah diidentifikasi sebagai Bripka Cecep Saeful Bahri (39), seorang anggota Polres Garut, serta dua warga lainnya, Vania Aprilia (8) dan Dewi Jubaeda (61).
(*Red)
















