Wakil Gubernur Kalbar Buka Pekan Gawai Dayak XII, Tegaskan Pentingnya Melestarikan Warisan Budaya

Pekan Gawai Dayak Sintang, Wakil Gubernur Kalbar Ajak Lestarikan Warisan Budaya. (Dok. Ist)
Pekan Gawai Dayak Sintang, Wakil Gubernur Kalbar Ajak Lestarikan Warisan Budaya. (Dok. Ist)

“Kalau kita sudah jadi petani dan pengusaha yang hebat, maka gawai kita akan lebih bermakna, karena ada yang benar-benar disyukuri,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga keamanan selama PGD berlangsung.

“Saya harap ramai, tapi aman. Kalau tidak ramai, bukan gawai namanya. Tapi kalau tidak aman, tidak pantas kita rayakan,” tegas Bupati Sintang.

Selain prosesi adat dan pentas budaya, PGD XII juga menjadi ruang penguatan ekonomi lokal. Banyak pelaku UMKM turut ambil bagian dalam kegiatan ini.

Baca Juga: Gawai Dayak Sanggau ke-21, Simbol Persatuan dan Warisan Budaya

Salah satunya Nini Tresya, pedagang yang menyewa tempat selama empat hari dengan tarif Rp2,5 juta. Ia mengaku senang dengan antusiasme pengunjung.

“Masyarakat sangat ramai dan antusias. Persatuannya kuat. Harapannya ke depan, semoga pemerintah lebih memperhatikan fasilitas seperti jalan yang masih becek-becek di belakang,” ujarnya.

Pekan Gawai Dayak ke-12 ini tidak hanya menjadi ajang hiburan dan pelestarian budaya, tetapi juga momentum refleksi dan konsolidasi masyarakat Dayak terhadap tantangan zaman yang terus berubah.

Baca Juga: Pekan Gawai Dayak Sintang Ke-12 Tahun 2025 Akan Dilaksanakan Selama 4 Hari

(*Red)