“Selain bisa memperparah kondisi diare, penggunaan antibiotik yang tidak rasional juga dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik dalam usus,” tambahnya.
Sebagai bentuk penanganan awal, Bonita menyarankan pasien diare untuk memperbanyak konsumsi cairan, seperti air putih dan larutan oralit, guna mencegah dehidrasi.
Baca Juga: RSUD dr. Soedarso Tingkatkan Layanan dan Fasilitas: Dari Hemodialisa hingga Pusat Jantung Terpadu
Ia juga mengimbau untuk menghindari makanan dan minuman tertentu selama diare berlangsung.
“Makanan dan minuman yang perlu dihindari antara lain susu tinggi laktosa, minuman beralkohol, kafein, serta makanan pedas dan asam,” jelasnya.
Bonita menambahkan, diare yang berlangsung lebih dari tiga hari atau disertai gejala berat seperti tinja berdarah, demam tinggi, dan nyeri perut hebat perlu segera diperiksakan ke fasilitas kesehatan.
(fd)
















