RSUD dr. Soedarso Tingkatkan Layanan dan Fasilitas: Dari Hemodialisa hingga Pusat Jantung Terpadu

"RSUD dr. Soedarso Pontianak Tingkatkan Layanan & Fasilitas Kesehatan"
Direktur RSUD dr. Soedarso, drg. Hary Agung Tjahyadi, M.Kes., memberikan keterangan pers kepada media terkait pengembangan layanan RSUD dr. Soedarso. (Dok. Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, PONTIANAK – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soedarso menyelenggarakan Hospital Tour dan Ekspose Pelayanan komprehensif, Rabu, (16/7) mengundang rekan-rekan media untuk melihat langsung berbagai peningkatan layanan, fasilitas mutakhir, serta inovasi yang telah dan sedang dikembangkan.

Kegiatan ini menegaskan posisi RSUD dr. Soedarso sebagai rumah sakit rujukan utama di Kalimantan Barat, sekaligus memperkuat komitmen rumah sakit terhadap transparansi informasi dan kemitraan strategis dengan media.

Acara diawali dengan pemaparan mendalam mengenai profil dan visi RSUD dr. Soedarso, diikuti dengan peninjauan langsung ke berbagai unit layanan penting.

Direktur RSUD dr. Soedarso, drg. Hary Agung Tjahyadi, M.Kes., didampingi Wakil Direktur Penunjang, dr. Batara Hendra Putra Sianipar, serta jajaran staf, secara langsung memberikan penjelasan dan menjawab pertanyaan selama tur.

Baca Juga: Insiden Tabrakan Balita di Ketapang: Kades Riam Bunut Beri Penjelasan Soal Tanggung Jawab dan Mediasi

Peningkatan Kapasitas Layanan Spesialistik dan Umum

Dalam paparannya, drg. Hary Agung Tjahyadi menyoroti sejumlah pengembangan vital. Salah satunya adalah penambahan signifikan pada mesin hemodialisa (HD).

“Layanan HD dari hemodialisa juga ada penambahan dari 20 mesin, sekarang sudah ada 35 mesin dan setiap hari melayani pasien,” ujarnya, menandakan peningkatan kapasitas yang krusial untuk memenuhi tingginya kebutuhan pasien cuci darah.

Fokus juga diberikan pada peningkatan unit layanan thalasemia, yang kini diperluas dari 13 menjadi 24 tempat tidur.

“Situasi kondisi yang membuat pasien jadi nyaman untuk dilakukan transfusi darah,” tambah drg. Hary Agung Tjahyadi, menekankan kenyamanan pasien sebagai prioritas.

Rumah sakit kini memiliki fasilitas khusus untuk pasien kanker anak, termasuk layanan kemoterapi yang dapat dilakukan langsung di tempat.

Ini adalah langkah maju yang signifikan, memastikan penanganan kasus kanker pada anak dapat dilakukan secara komprehensif tanpa perlu rujukan keluar daerah.

Baca Juga: Pakar: Pemprov Kalbar Harus Telusuri Dokumen Sejarah Pulau Pengikik Besar dan Kecil

Pusat Jantung Terpadu dan Unit Layanan Stroke Terbaru

Komitmen RSUD dr. Soedarso untuk layanan spesialistik terlihat jelas dengan pengembangan Pusat Jantung Terpadu. Jika sebelumnya layanan jantung tersebar, kini seluruhnya akan diintegrasikan dalam satu gedung.

“Mulai dari rawat jalan, kemudian disitu juga ada rawat inapnya. Kemudian disitu juga ada ICCVCU-nya, jadi ruang intensif khusus untuk jantung, itu ada 12 tempat tidur, dan juga ada beberapa fasilitas lain untuk operasi,” jelas drg. Hary Agung Tjahyadi.

Fasilitas ini juga dilengkapi ruang operasi (OK) khusus jantung, memastikan penanganan holistik dari diagnosis hingga rehabilitasi.

Selain jantung, rumah sakit juga menguatkan fokus pada layanan stroke.

“Pengembangan lagi yang tahun ini kita kuatkan adalah di stroke. Layanan stroke itu akan ada unit layanan stroke,” paparnya.

Unit ini akan didukung oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang telah mengikuti pelatihan fellowship, termasuk dokter spesialis saraf yang ahli dalam bedah infarksi dan manufaksi, menjamin penanganan stroke yang optimal dan cepat.

Baca Juga: ASTON PONTIANAK DAN TRANSERA HOTEL BERBAGI TAKJIL DI RSUD dr. SOEDARSO

Drg. Hary Agung Tjahyadi bangga menyatakan bahwa RSUD dr. Soedarso telah berhasil melayani sekitar 450 pasien yang sebelumnya harus dirujuk ke rumah sakit vertikal di luar daerah.