“Salah satu anak, Arya (10), memberi tahu ibu kandung korban pertama bahwa temannya tenggelam,” ujarnya.
Mendengar kabar tersebut, warga dan keluarga segera melakukan pencarian. Sekitar pukul 16.20 WIB, tubuh korban pertama berhasil ditemukan.
Tak berselang lama, korban kedua ditemukan sekitar 20 menit kemudian.Kedua anak tersebut langsung dibawa ke Puskesmas Pembantu Desa Matang Danau untuk mendapatkan pemeriksaan medis.
Namun, hasil pemeriksaan menyatakan bahwa keduanya telah meninggal dunia akibat henti napas dan henti jantung. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Baca Juga: Chelsea Olivia dari Sambas Lolos Paskibraka Nasional 2025
“Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menerima peristiwa ini sebagai musibah. Mereka juga menyatakan tidak akan melakukan tuntutan hukum,” jelas Sadoko.
Ia turut menyampaikan belasungkawa atas kejadian tersebut dan mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat berada di lingkungan yang berisiko.
“Kami turut berduka atas musibah yang menimpa kedua anak ini. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, terutama para orang tua, agar lebih memperhatikan dan mengawasi anak-anak ketika bermain, khususnya di area yang berisiko seperti sungai dan parit,” pungkasnya.
(DNS)
















