Gunung Ili Lewotolok Erupsi Lagi, Semburkan Abu Hingga 500 Meter

Gunung Ili Lewotolok di Lembata, NTT, kembali erupsi dengan semburan abu 500 meter. Status Waspada (Level II) diberlakukan, masyarakat diimbau jauhi area bahaya.
Gunung Ili Lewotolok di Lembata, NTT, kembali erupsi dengan semburan abu 500 meter. Status Waspada (Level II) diberlakukan, masyarakat diimbau jauhi area bahaya. (Dok. Ist)

Dengan status ini, PPGA merekomendasikan agar masyarakat di sekitar gunung tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah dengan radius 2 kilometer dari pusat aktivitas gunung.

Masyarakat Desa Lamatokan dan Desa Jontona juga diimbau untuk selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran dan longsoran lava dari bagian timur puncak atau kawah Gunung Ili Lewotolok.

“Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan serta masyarakat Desa Jontona dan Desa Todanara agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah sektoral selatan dan tenggara sejauh 2,5 km pusat aktivitas G. Ili Lewotolok, dan mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian selatan dan tenggara puncak/kawah G. Ili Lewotolok,” jelas Syawaludin dari PPGA di Desa Laranwutun, Kecamatan Ile Ape.

Baca Juga: Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus, Kolom Abu Capai 10 Kilometer

Selain itu, PPGA Ili Lewotolok juga mengingatkan masyarakat di sekitar gunung, pengunjung, pendaki, wisatawan, serta masyarakat Desa Amakaka agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah sektoral barat sejauh 2,5 kilometer dari pusat aktivitas.

Mereka juga diminta mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran atau longsoran lava dari bagian barat puncak atau kawah.

Penting pula bagi masyarakat untuk tetap menggunakan masker atau pelindung hidung dan mulut guna melindungi mata dan kulit, serta mencegah terjadinya gangguan pernapasan atau ISPA akibat abu vulkanik.

(*Red)