Pendapatan Driver Grab Bisa Tembus Rp18 Juta Per Bulan, Ini Rinciannya

Ilustrasi - Para driver Grab di Bali dan Makassar bisa meraih penghasilan hingga puluhan juta rupiah per bulan, tergantung kategori dan durasi kerja mereka. (Dok. Ist)
Ilustrasi - Para driver Grab di Bali dan Makassar bisa meraih penghasilan hingga puluhan juta rupiah per bulan, tergantung kategori dan durasi kerja mereka. (Dok. Ist)

Pendapatan Driver Taksi Online

Untuk pengemudi taksi online, pendapatan bulanan tertinggi juga datang dari kategori Jawara. Di Bali, mereka bisa mendapatkan Rp18.004.708 per bulan dari 295 orderan dalam 26 hari kerja (158 jam).

Di Makassar, penghasilan mereka mencapai Rp11.975.403 dari 509 orderan dalam 27 hari kerja (160 jam).

Kategori Ksatria mencatatkan penghasilan Rp14.142.634 di Bali dan Rp9.745.327 di Makassar.

Para driver ini bekerja antara 26 hingga 35 hari, menyelesaikan ratusan orderan dengan jam kerja sekitar 130 jam.

Baca Juga: AHSRIC 2025: Astra Honda Motor Uji Instruktur dan Advisor Safety Riding Terbaik se-Indonesia

Untuk kategori Pejuang, pengemudi di Bali mendapatkan Rp9.762.889 dari 142 orderan (85 jam), sedangkan di Makassar mereka memperoleh Rp7.838.904 dari 321 orderan (109 jam kerja).

Terakhir, dalam kategori Anggota, driver di Bali meraih penghasilan Rp3.214.031 dari 44 orderan dalam 12 hari kerja.

Di Makassar, mereka mengumpulkan Rp3.288.040 dari 124 orderan dalam 17 hari kerja.

Data ini menunjukkan bahwa potensi pendapatan driver Grab sangat bergantung pada intensitas dan kategori kerja.

Semakin banyak waktu yang dicurahkan, semakin tinggi penghasilan yang didapatkan.