Faktakalbar.id, NASIONAL – Meski sebagian wilayah Indonesia mulai memasuki musim kemarau, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa beberapa bencana masih terjadi di berbagai daerah.
Informasi ini dirilis berdasarkan data terkini dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB pada Rabu, (19/6/2025).
Banjir di Demak Akibat Tanggul Sungai Tuntang Jebol
Sejak (17/6/2025), Kabupaten Demak, Jawa Tengah, masih terdampak banjir besar akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang.
Baca Juga: BMKG Prediksi Musim Kemarau Lebih Pendek, BNPB Imbau Masyarakat Siaga Kekeringan
Banjir ini merendam 37 desa di lima kecamatan dan berdampak pada sekitar 10.104 kepala keluarga (KK).
Kerusakan meliputi lebih dari 10.000 unit rumah, 39 fasilitas pendidikan, 730 hektar lahan pertanian, serta infrastruktur penting seperti pasar, tempat ibadah, dan akses jalan.
BPBD Demak bekerja sama dengan instansi lain melakukan langkah darurat, seperti penutupan tanggul, pemasangan pompa di titik rawan, dan distribusi logistik serta alat berat.
“Sebagian wilayah seperti Sayung dan Kalisari mulai surut, tetapi air rob masih menggenang di kawasan Pantura,” tulis laporan BNPB.
Erupsi Gunung Lewotobi Picu Ribuan Warga Mengungsi
Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, NTT, kembali erupsi pada Selasa, (17/6/2025), pukul 17.35 WITA. Kolom abu vulkanik mencapai 10.000 meter dari puncak.
Baca Juga: BNPB Catat 20 Kejadian Bencana dalam 24 Jam, Masyarakat Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem
Sebanyak 1.161 KK atau 4.088 jiwa saat ini mengungsi, baik di pos pengungsian maupun secara mandiri.
Gunung tersebut kini berstatus Level IV (Awas).
Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 7–8 km dari puncak.
Banjir Juga Landa Parigi Moutong, Ratusan Warga Mengungsi
Di Sulawesi Tengah, hujan deras menyebabkan banjir di enam desa di Kabupaten Parigi Moutong.
BNPB mencatat 438 KK atau 1.712 jiwa terdampak dan 384 KK masih mengungsi.
Baca Juga: Bencana di Tengah Musim Kemarau: BNPB Laporkan Empat Wilayah Terdampak
Ratusan rumah, sekolah, tempat ibadah, dan kantor desa mengalami kerusakan.
Kondisi terkini menunjukkan air mulai surut dan akses jalan kembali normal.
Longsor Tambang Galian C di Cirebon Tewaskan Dua Orang
Peristiwa tanah longsor terjadi di tambang galian C, Kelurahan Argasunya, Kota Cirebon, pada Rabu, (18/6/2025), pukul 08.00 WIB.
Dua orang dilaporkan meninggal dunia dan satu unit truk tertimbun.
Tim SAR telah menemukan semua korban dan menghentikan operasi pencarian.
















